loading...

DEPRESI , apa dan bagaimana


  Depresi adalah hal yang benar-benar harus anda waspadai , mengingat bahwa saya sendiri pernah mengalami nya, bagi saya Depresi itu adalah hal dan kondisi yang sangat menakutkan.

  Depresi adalah penyakit mental yang terjadi karna pemicu-pemicu yang ada di sekitar kita , perlu di garis bawahi, Meskipun stress adalah salah satu pemicu terjadi nya depresi , namun stres dan depresi itu sangat jauh berbeda .

 Baca juga tentang cara mengatasi stres

Baca juga tentang STRES apa dan bagaimana


  Depresi adalah penyakit yang menyerang mental dan memukul keras pada perasaan penderita nya , penderita nya biasa nya akan merasakan kesedihan yang intens dan terkadang di sertai rasa takut , kesal , putus asa dan tidak berharga.

  

   Depresi memiliki istilah medis yaitu “depressive disorder" , atau “clinical depression.” Depresi ini merupakan penyakit nyata dan bukan merupakan tanda kelemahan seseorang maupun cacat karakter.

   Depresi adalah penyakit yang sangat serius dan dapat menjadi akar dari banyak penyakit mental yang lain .

   Saya tidak ingin mengatakan ini sebenar nya, depresi memiliki dua dampak besar dan sangat berbahaya bagi penderita nya ,yaitu , meninggal dan gila  jika tidak cepat di tangani .

 

 Sebenar nya yang berpengaruh sangat besar dalam penyembuhan pemulihan atau pencegahan depresi adalah penderita nya itu sendiri , karna pada dasar nya depresi ini menyerang pikiran , bukan fisik , depresi ini meyerang system bukan mesin


seperti gambar di atas , bayangkan jika itu ada di kepala anda , jika anda asal tarik dengan niat mengeluarkan benang itu , benang itu bisa membentuk simpul mati yang akan mengikat bagian-bagian otak dengan kuat hingga terluka. namun jika tidak anda keluarkan , lambat laun benang itu juga akan menggores otak anda hingga terluka , jadi inti nya adalah

 " penanganan yang tepat ".

 Perlu di garis bawahi , selain peran penderita, peran orang-orang terdekat seperti keluarga atau kerabat juga tidak kalah penting .

  Meskipun penderita depresi cenderung menutup diri dan menjauhi orang sekitar , sebenar nya dia sangat membutuhkan sosok pendamping yang mau dia jadikan sandaran, dia butuh orang yang ingin memberikan telinga nya tanpa banyak pertimbangan , 

 dia benar-benar membutuhkan kasih sayang dan kehadiran orang yang dia percaya , meskipun dia telihat membenci semua yang mendekati nya bahkan membenci diri nya sendiri tapi sebenar nya dia ingin di dengar..dia hanya butuh telinga yang tulus .


  Penderita depresi akan lebih banyak mencari tempat yang jauh dari keramaian untuk menghabiskan waktu. 

perlu di garis bawahi kesendirian lambat laun akan menjadi kebutuhan  dan jika itu terjadi dia akan benar-benar menjadi pribadi yang tertutup dan dingin , dan orang sekitar yang tidak paham justru cenderung memberi penolakan karna biasa nya individu yang depresi yang sudah akut ini sedikit agresif dan membenci siapapun yang mendekati nya .

 dia sangat rentan melakukan kekerasa pada orang lain dan diri sendiri , bahkan dia sangat rentan untuk (maaf) bunuh diri. 


  ini akan terjadi jika lingkungan nya sama sekali tidak mengerti cara menyikapi nya , apa lagi lingkungan nya justru menunjukan sikap penolakan pada nya.

   Apa anda pernah mendengar kata ,"biarkan dia sendiri dulu , dia sedang kalut atau dia sedang sangat terpukul dll" , ini bisa jadi mindset yang salah dalam menyukapi penderita depresi , kita biarkan dia sendiri agar dia tenang dulu , ok itu benar tetapi terkadang orang tidak dapat membedakan antara membiarkan seseorang sendiri untuk sementara waktu hingga dia menjadi lebih tenang dan sikap tidak peduli, kita biarkan dia sendiri tapi tetap harus dalam pengawasan karna pada umum nya jiwa mereka sangat labil.


  Jika mereka dapat obat dari dokter , jangan serahkan semua obat obatan tersebut ke penderita , anda sebagai pendamping yang harus menyimpan nya , cukup beri dia obat ketika waktu nya tiba dan bujuk dia agar mau minum obat tersebut , sekali lagi jangan izinkan dia menyimpan obat nya sendiri , 

karna ketika seseorang depresi , keinginan untuk pergi kerap kali lebih besar dari pada keinginan nya untuk sembuh.


 saya harap anda mengerti apa yang saya maksud.


  ada beberapa jenis depresi yang terbagi sesuai tingkatan nya.  

jenis - jenis depresi tersebut antara lain adalah.


Major depression (clinical depression): Depresi berat yang ditandai dengan gejala depresi konstan. Gejala yang menyerang bisa parah ataupun ringan, dan biasanya berlangsung selama sekitar enam bulan. Depresi berat merupakan kondisi berulang. Namun pada beberapa kasus, orang bisa saja mengalaminya hanya sekali seumur hidup.


Dysthymia: Dysthmia memiliki gejala depresi ringan yang cenderung bertahan lama (sedikitnya dua tahun). Jika Anda memiliki dysthymia, suasana hati Anda mungkin buruk dan Anda mungkin terbiasa berpikir bahwa sifat tersebut merupakan “jati diri Anda”. Gejala depresi ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat mencegah Anda menikmati hidup seutuhnya.


Persistent depressive disorder: Jenis depresi ini setidaknya bertahan selama dua tahun dan gejalanya mirip dengan major depression. Anda bisa saja memiliki gejala ringan atau sedang dengan periode gejala yang lebih singkat.


Psychotic depression: Jenis depresi ini adalah kombinasi dari depresi dan psikotik. Selain suasana hati yang rendah saat mengalami depresi, orang dengan psychotic depression  mungkin kehilangan kesadaran diri atas realitas dengan memercayai hal-hal yang orang lain tidak bisa dengar atau lihat.


Postpartum depression: Jenis depresi ini terjadi pada ibu yang baru setelah melahirkan. Postpartum depression jauh lebih serius daripada baby blues. Sebanyak 70-80% ibu baru terserang baby blues, sementara hanya 10-15% ibu yang menderita postpartum depression, ketika gejalanya lebih intens dan bertahan lebih lama.


Bipolar disorder (manic depression): Seseorang akan mengalami depresi bergantian dengan manic depression. Siklus ini dapat menyebabkan perilaku impulsif, hiperaktif, dan bicara cepat.


Seasonal affective disorder (SAD): Jenis depresi ini sering terjadi pada musim gugur atau musim dingin ketika hari menjadi lebih pendek dan bertahan sampai hari cerah di musim semi atau awal musim panas. Beberapa orang mungkin mengalami SAD untuk waktu yang singkat di musim panas.


 dan ini adalah beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu terjadi nya depresi.


-  Fase kehidupan yang sulit, misalnya mengalami pengangguran, perceraian, kemiskinan, meskipun peristiwa ini dapat bertahan lama, depresi berat biasanya hanya terjadi pada orang yang memang memiliki kecenderungan akan gangguan itu.

- Kepribadian. 

  Anda mungkin merasa kesulitan untuk mengatasi stres dalam hidup, atau sulit beradaptasi dengan situasi baru.

- Faktor genetik. 

  Orang yang memiliki saudara dengan depresi menempatkan diri mereka dalam risiko yang lebih tinggi.

- Riwayat Anda.

   Trauma masa kecil dapat mengubah cara Anda menanggapi rasa takut dan stres. Peristiwa lain dalam hidup seperti usaha bunuh diri, atau segala bentuk pelecehan – seksual, fisik atau substansi.

- Beberapa obat resep dapat menyebabkan depresi, termasuk kortikosteroid, beberapa beta-blocker, interferon, dan reserpine.

-Terlalu sering menggunakan alkohol dan amfetamin dapat memicu depresi.

- Cedera kepala masa lalu.

-Orang dengan riwayat depresi berat dapat mengalami kekambuhan.


Apa saja gejala depresi?

Anda mungkin merasa putus asa akan masa kini dan masa depan, seolah-olah tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mengubahnya.

Anda mungkin kehilangan minat dalam melakukan kegiatan bahkan rasa cinta terhadap orang  terdekat. Kegiatan sehari-hari menjadi lebih membosankan dan menjadi beban bagi Anda.

Anda mungkin cenderung makan banyak sehingga berat badan naik secara signifikan, atau bahkan Anda mungkin kehilangan nafsu makan sehingga berat badan turun secara drastis.

Pola tidur Anda dapat berubah secara signifikan. Anda juga akan menderita insomnia karena tidak mendapatkan cukup tidur, atau menikmati tidur sepanjang hari (juga dikenal sebagai hipersomnia).

Anda mungkin merasa resah, gelisah, atau bahkan berubah menjadi marah. Selain mudah marah, tingkat toleransi Anda mungkin rendah karena semua orang dan segala sesuatu menjadi tampak menyebalkan.

Energi rendah, lelah, lesu, dan tenaga fisik terkuras. Anda mungkin merasa seolah-olah lengan dan kaki menjadi berat. Bahkan, kegiatan ringan menjadi tugas yang melelahkan atau membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.

Anda mungkin memiliki perasaan yang kuat untuk membenci diri sendiri. Anda mungkin merasa tidak berharga atau kerap merasa bersalah terhadap tindakan di masa lalu.

Anda mulai melakukan kegiatan berisiko seperti berjudi, mengemudi ugal-ugalan, atau menyalahgunakan obat-obatan.

Anda mungkin mengalami masalah konsentrasi, seperti kesulitan untuk fokus, membuat keputusan, atau mengingat sesuatu.

Anda mungkin nyeri hebat, seperti sakit kepala, sakit punggung, sakit otot, dan sakit perut.


   baiklah seperti nya cukup sampai di sini dulu , di artikel selanjutnya saya akan membahas tentang cara mengatasi stress dan depressi dan juga cara menyikapi orang yang stress dan depressi agar lekas membaik.. 

 ingat ..selain harus pintar menjaga diri , kita juga harus pintar menjaga pikiran . karna semua busa berawal dari pikiran.

sekian dari saya ,

 sampai jumpa.....

DEPRESI , apa dan bagaimana DEPRESI , apa dan bagaimana Reviewed by Unknown on April 13, 2018 Rating: 5

2 comments:

  1. sangat bermaanfaat broo membahas tentang otak manusia , otak hewan gk ada bro ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih kak. em otak hewan ada kak..tapi lebih suka bahas otak manusia ..lebih bermanfaat kayak nya😊

      Delete

loading...
Theme images by Radius Images. Powered by Blogger.