loading...

macam macam frekuensi gelombang otak dan penjelasan nya

taukah anda jika otak manusia dapat memancarkan gelombang gelombang elektrik yang tak kasat mata..


 di bawah ini adalah beberapa jenis gelombang otak pada manusia lengkap dengan aktifitas otak pada gelombang gelombang tersebut..
sebenar nya ada 4 jenis gelombang otak yang telah di temukan dan di uji dengan EEG namun ada beberapa juga yang masih baru di temukan.. ok mari kita simak apa saja gelombang otak tersebut
pertama adalah gelombang BETA
(14 – 100 Hz).
Dalam frekuensi ini kita tengah berada pada kondisi aktif terjaga, sadar penuh dan didominasi oleh logika. Inilah kondisi normal yang kita alami sehari-hari ketika sedang terjaga (tidak tidur). Kita berada pada frekuensi ini ketika kita bekerja, berkonsentrasi, berbicara, berpikir tentang masalah yang kita hadapi, dll. Dalam frekuensi ini kerja otak cenderung memantik munculnya rasa cemas, khawatir, stress, dan marah. Gambar gelombang otak kita dalam kondisi beta adalah seperti dibawah ini.
kedua adalah gelombang Alpha
(8 – 13.9 Hz).
Ketika otak kita berada dalam getaran frekuensi ini, kita akan berada pada posisi khusyu’, relaks, meditatif, nyaman dan ikhlas. Dalam frekuensi ini kerja otak mampu menyebabkan kita merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Berikut gambar gelombang alpha.
ketiga adalah gelombang Theta
(4 – 7.9 Hz).
Dalam frekuensi yang rendah ini, seseorang akan berada pada kondisi sangat khusyu’, keheningan yang mendalam, deep-meditation, dan “mampu mendengar” nurani bawah sadar. Inilah kondisi yang mungkin diraih oleh para ulama dan biksu ketika mereka melantunkan doa ditengah keheningan malam pada Sang Ilahi. Berikut gambar gelombang otak kita ketika berada dalam kondisi theta.
ke empat adalah gelombang Delta
(0,1 – 3,9 Hz).
Frekuensi terendah ini terdeteksi ketika orang tengah tertidur pulas tanpa mimpi. Dalam frekuensi ini otak memproduksi human growth hormone yang baik bagi kesehatan kita. Bila seseorang tidur dalam keadaan delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski tertidur hanya sebentar, ia akan bangun dengan tubuh tetap merasa segar.
Nah, penyelidikan menunjukkan bahwa proses penumbuhan keyakinan positif dalam pikiran kita akan berlangsung dengan optimal jika otak kita tengah berada pada kondisi Alpha (atau juga kondisi Theta). Dalam frekuensi inilah, kita bisa menginjeksikan energi positif dalam setiap jejak sel saraf kita secara mulus. Apabila kita merajut keyakinan positif dan visualisasi keberhasilan dalam kondisi alpha, maka rajutan itu benar-benar akan menembus alam bawah sadar kita. Pada gilirannya, hal ini akan memberikan pengaruh yang amat dahsyat pada pola perilaku kita ketika berproses menuju puncak keberhasilan yang diimpikan.
kelima adalah gelombang Gamma, Hipergamma dan Lambda
Gelombang Gamma terjadi ketika seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, ketakutan atau keadaan lain yang sangat menegangkan bagi orang tersebut. Sedangkan gelombang HyperGamma dan Lambda menurut Dr. Jeffrey. D. Thompson Research,, dari Center for Acoustic  berhubungan dengan kemampuan supranatural, metafisika atau paranormal.
ke enam adalah gelombang
Sensori Motor Rhytm
(12 hz – 16 hz)
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran low beta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak menghasilkan gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga pengobatan yang tepat adalah dengan cara agar otak mereka bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik terapi gelombang otak.
terakhir adalah gelombang
Schumann Resonance
(7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekuensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekuensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.
Penemuan baru dibidang frekuensi dan Gelombang Otak (Brainwave) manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada gelombang dan frekuensi lain dibawah Delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekuensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktivitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas.
#9mataELANG
macam macam frekuensi gelombang otak dan penjelasan nya macam macam frekuensi gelombang otak dan penjelasan nya Reviewed by Unknown on April 09, 2018 Rating: 5

4 comments:

loading...
Theme images by Radius Images. Powered by Blogger.